Daftar Isi

Oh...wanitaku....


Lagi-lagi di tempatkan di situasi seperti ini. Pilihan tersulit untuk berada diantara “mereka”,  -mereka adalah sekelompok orang-orang yang menamakan dirinya laki-laki :)
Ya, untuk ke-tiga kalinya aku ditempatkan di lapangan lagi yang tak seorang wanita pun kelihatan disana kecuali aku. Suntuk, penat, boring semua rasa bad mood campur jadi satu. Karena, lagi-lagi aku harus menghadapi orang-orang yang berwatak keras dan tidak ramah. Semua mementingkan keegoisan dan keinginannya masing-masing.

Siapa bilang wanita dengan memakai rok tak bisa terjun ke lapangan???
Hmmm….kalian boleh memandangku sepele dengan pakaianku yang seperti ini. Tapi akan kubuktikan pada kalian bahwa aku bisa bertahan disini :p

Setiap hari interaksi dengan orang-orang ini….pyuuuhhhh
Kapan aku dikirimkan seorang wanita untuk mendampingi hidupku (baca: pekerjaanku) :(
Oh… wanitaku… hahaha

Ucapan Belasungkawa Buat Ayahanda Tercinta

Terimakasih buat seluruh keluarga, kakak, abang, adik, teman2, sahabat2, rekan2 kerja, dan semua yang telah melayat, mengucapkan belasungkawa, mendoakan ayahanda dan memberikan semangat kepada kami di saat ayah kami menutup usianya pada tanggal 5 Syawal 1431 H (14 September 2010)...
Saya mewakili dari keluarga besar mengucapkan banyak terimakasih...
Maaf, tak bisa kami balas semua kebaikan Anda selain berdoa kepada Allah SWT agar kita semua diberikan umur yang berkah dan bermanfaat buat ummat...
Semoga hidayah-NYA selalu tercurah untuk kita hingga menutup usia...Amiin

Tak bermaksud apa2, hanya ingin selalu mengenang ayahanda tercinta dan dzkir maut...


Arif
Innalillahi wa inna ilaihiraji’un. Iya rhin.

Zizah
Inalillahi wainnalillahi rajiun, serius ukh?kpn?

Indra
Aslm, turut berbelasungkawa Ukh, doa saya, Almarhum mendapat tempat terbaik,diampunkan dosa2 beliau, & ketabahan utk keluarga yg ditinggalkan.. Amiin.
Indra A.M

Widi
Innalillahi wainnailaihiraji’un.
Smg Allah menerima sgala amal ayah rhini, menemptkn d tempat t’baik.
Smg Allah menguatkn kesabaran&keikhlasan bg rhini dan keluarga.
Wi mohon maaf ats sgala khilaf ya rhin. Afwan ga bs menemani…

Rini
Assalamu’alaikum, smg almarhum dterima dgn sgl kebaikanny dan dtemptkn dtmpat yg tbaik dsisi Allah. Bwt yg dtggalkan smg dbri ktabahan oleh ALLAH..AMiin. Afwan rin blm bsa ta’ziah msh dkmpung.

Resty
Innalillahi wa inna ilaihiraji’un.
Trut brduka cita ya rhin..
Smga bliau mndpt t4 tbaik d si2 Alloh..
Amiin..

Akh Mabrur
Asw. Innalillahi wainna ilaihi rajiun.. Ukhti, semoga Allah selalu memberikan ketabahan kepada ukhti dan keluarga..Ana turut berduka cita mendengar kabar ini.. Ana doakan agar semua amal ibadah beliau diterima oleh Allah swt..

Sofi
Asw,inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Smg amal ibdh alm. Dterima disisiNya & keluarga yg dtinggal dberikan kesabaran,aamiin.Sofy dan keluarga turut bduka.Wslm

Irma Kimia
Assalamualaikum kk…
ma turut berduka cita y kk..
sabar..
pdhl bru aj qt crita tntg ayah kk ya…

Kak Idel
Asw..
Rh, k3 dgr kbr ttg ayh rh, turut b’duka cta y rh, n sabar u cobaan ini. Smoga amal ibadahnya ditrima Allah. Amin

Bang Nailul
innalillahi wa inna ilaihi rojiun, sabar dan tabah ya rhin..smga beliau dtempatkan disisiNya yg terbaik

Kak Ika
Innalillahi wa inna ilaihirhojiun. Yg sbr ya Rin. Mg almarhum mjd ahli syurga & digugurkn sgala dosanya. Dek bs krm alamat rini?

Ayah, Aku Mohon Maaf

Dan pohon kemuning akan segera kutanam
Satu saat kelak dapat jadi peneduh
Meskipun hanya jasad bersemayam di sini
Biarkan aku tafakkur bila rindu kepadamu

Walau tak terucap aku sangat kehilangan
Sebahagian semangatku ada dalam doamu
Warisan yang kau tinggal petuah sederhana
Aku catat dalam jiwa dan coba kujalankan

Meskipun aku tak dapat menungguimu saat terakhir
Namun aku tak kecewa mendengar engkau berangkat
Dengan senyum dan ikhlas aku yakin kau cukup bawa bekal
Dan aku bangga jadi anakmu

Ayah aku berjanji akan aku kirimkan
Doa yang pernah engkau ajarkan kepadaku
Setiap sujud sembahyang engkau hadir terbayang
Tolong bimbinglah aku meskipun kau dari sana

Sesungguhnyalah aku menangis sangat lama
Namun aku pendam agar engkau berangkat dengan tenang
Sesungguhnyalah aku merasa belum cukup berbakti
Namun aku yakin engkau telah memaafkanku

Air hujan mengguyur sekujur kebumi
Kami yang ditinggalkan tabah dan tawakkal
Ayah aku mohon maaf atas keluputanku
Yang aku sengaja maupun tak kusengaja

Tolong padangi kami dengan sinarnya sorga
Teriring doa selamat jalan buatmu ayah tercinta

-Ebit G.Ade-

Civil USU Berduka

Akan datang hari
Mulut dikunci
Kata tak ada lagi

Akan tiba masa
Tak ada suara
Dari mulut kita

Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya
Tidak tahu kita
Bila harinya
Tanggung jawab, tiba…

Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya
Sempurna

Mohon karunia
Kepada kami
HambaMu
Yang hina

Crisye- Ketika tangan dan kaki berkata

Selamat jalan untuk dosen kami tercinta Bapak Mawardi S wafat pada hari Minggu, 12 September 2010 jam 14:00 di Bukit Tinggi dan Bapak Faizal Ezeddin wafat pada hari Senin, 13 September 2010 jam 02:30 di Rumah Sakit Herna.
Semoga segala amal dan ibadah mereka diterima disisi Allah SWT dan untuk keluarga yang ditinggalkan bisa lebih sabar dan tawakal.

Ternyiang dengan kedua almarhum yang membuat kesan untuk saya,
Bapak Mawardi S
Kejadian yang paling saya ingat ketika saya salah masuk ruangan kelas Struktur Bangunan Sipil II, mahasiswa lain pada menertawakan sedangkan Bapak itu dengan ciri khas senyumannya bilang "mungkin kelas adeq di sebelah".
Kemudian ketika saya meriksa tugas Statika Mekanika Bahan adeq2 dengan Pak Arbeyn, Bapak itu selalu nimbrung bercanda dengan kami.

Bapak Faizal Ezeddin
Saat saya dan kawan2 persentase tugas Drainase Perkotaan di depan kelas, saya bermasalah dengan suara saya yang minimum volumenya. Dengan sabarnya beliau yang menjelaskan ulang apa yang saya jelaskan kepada mahasiswa lain.

Muhasabah untuk kita semua, "Orang cerdas adalah orang yang selalu mengingat kematian".
Ada tiga perkara amalan yang tidak putus ketika anak Adam wafat :
1. Shadaqah Jariyah
2. Ilmu yang Bermanfaat
3. Anak Shalih yang Selalu Mendoakannya

Ya Rabb, wafatkanlah kami dalam keadaan khusnul khatimah... Amiin

Teh untuk Tuan yang Mulia, Ayah

Sebuah alkisah di sebuah lingkungan kerajaan dengan seorang raja yang arif bijaksana. Perlakuan yang adil dan bijaksananya, membuatnya sangat disegani oleh rakyat-rakyatnya. Tak ada rakyat yang hidup senggara dan kelaparan pada masa kepemimpinannya.

Pada suatu ketika, dia mendengar kabar bahwa ada seorang pemuda yang sangat menghormati orang tuanya. Sang Raja semakin penasaran ingin bertemu dengan pemuda itu. Disempatkan Sang Raja untuk mampir ke rumah pemuda itu. Ayah si Pemuda sangat terkejut ketika Sang Raja langsung bertamu ke rumahnya. Perkiraan si Ayah bahwa dia telah melakukan kesalahan yang fatal sehingga Sang Raja datang berniat untuk menghukumnya.

Gemetarlah tubuh si Ayah, seraya menunduk dan mempersilahkan Sang Raja masuk, lalu Sang Raja duduk di kursi dan si Ayah duduk di bawah. Lalu Raja mengangkat bahu si Ayah seraya menyuruhnya untuk duduk juga sejajar dengan dirinya. Ayah semakin bingung maksud kedatangan Sang Raja.

Ketika itu, dari arah dapur datanglah Pemuda tadi membawakan air minum untuk Sang Raja. Semenjak Pemuda ditinggal ibunya, dia hanya tinggal dengan Ayahnya berdua. Dari kejauhan dilihat Sang Raja, Pemuda tadi membawa nampan dengan dua gelas teh hangat.

Pemuda tadi mendekat dan menyuguhkan gelas pertamanya untuk si Ayah. Kemudian si Ayah mengatakan kepada Pemuda itu, berikan cangkir pertama ini buat Raja. Karena beliau adalah seorang Raja Tuan yang Mulia. Tapi...Pemuda itu berkata " Bagiku, Engkaulah Tuan yang Mulia, Ayah". Si Ayah takut jika Sang Raja akan murka kepada keluarganya. Kemudian Pemuda itu memberikan gelas keduanya pada Sang Raja. Lalu pergi meninggalkan mereka berdua menuju ruangan lain.

Berkali-kali si Ayah meminta maaf atas ketidaksopanan putranya. Tapi Sang Raja berkata, "Aku tidak pernah melihat rakyatku lebih menghormati orang tuanya daripada aku selain Putramu. Bersyukurlah Engkau mempunyai anak seperti dia. Kalo boleh aku meminta, untuk menjadikannya pengganti diriku sebagai penerus kerajaan". Begitu shock si Ayah akan permintaan Raja tersebut.

Pendek cerita si Pemuda menggantikan posisi Sang Raja yang sudah mulai sakit-sakitan. Dan tidak kalah berhasilnya dengan Sang Raja. Semua rakyatnya hidup senang dan tidak ada yang kelaparan dalam kepemimpinannya.
-sekian-

Ini cuma khayalan saya saja....


Dari Abu Hurairah ra, menerangkan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia menghormati tetangganya; Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Nah lho?? kalo qt baca hadits di atas, manakah yang qt deluankan untuk menyuguhkan minuman? orang tua ato tamu deluan?? hayyyyoooo.....??? :D

up