Daftar Isi

Antrian Kematian

Jumat, 15 Jumadil Tsani 1434 H (26 April 2013)
Innalillahi wa innailaihirraji'un...
Sentak menyeruak seluruh masyarakat Indonesia merasa terkejut dengan kepergian salah seorang ustadz public figure yang dikenal dengan retrorika dakwahnya yang bagus.
Subhanallah...







Tanpa terlalu berlebih-lebihan mengelu-elu kan seseorang tokoh, saya hanya mengambil sebuah hikmah dari kepergian seorang ustadz Jefri Al-Bukhori...

Pada Jum'at yang sama dengan kepergian Ustadz Jefri, saya juga mendapatkan teguran dari Allah.
Pagi itu, ntah apa yang membuat sejumlah lamunan ada di benak saya, tiba-tiba kendaraan sudah menempel saja dengan jalanan yang beraspal, alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan saya untuk lebih mempersiapkan bekal untuk menghadapNya kelak.
Terlihat kaos kaki sudah robek karena tergesek dengan aspal, namun karena suatu janji yang harus ditepati, kereta harus melaju lagi untuk memenuhi janji itu. Sementara kaos kaki yang sudah terlihat sobek, tak dihiraukan berpikir cuma luka biasa.
hmmm....ternyata bengkak dan lukanya lumayan dalam...

Ya, kematian itu sangat dekat dengan kita...
Seperti layaknya ketika kita memasuki sebuah bank, Pak Satpam menyuruh kita mengambil tiket antrian, menunggu giliran teller akan memanggil kita dan memberikan pelayanan terbaiknya ataukah memperingatkan kita dengan hutang yang sudah jatuh tempo.
Begitu juga dengan kematian, bedanya tiket antrian kematian yang sudah tertuliskan nomor antrian kita, tulisannya tidak terlihat oleh mata manusia, hanya Allah dan Malaikat Izrail yang bisa membaca tiket antrian kematian itu.
Kita hanya disuruh mempersiapkan bekal yang akan dibawa menghadap Rabbul Izzati...

Ya Allah,
Amalanku hanya seujung kuku,
Aku hina di depan-Mu,
Aku sangat malu pada-Mu...
T-T

Ya Allah,
Matikanlah kami di Yaumul Jumu'ah
Matikanlah kami dalam keadaan khusnul khatimah.
T-T

Ya Allah,
Izinkanlah kami mengucapkan syahadat di akhir hayat kami,
Izinkanlah kami membuka mimbar untuk melihat wajah-Mu,
Izinkanlah bertemu dengan kekasihMu, Muhammad...
Kumpulkan kami di Jannah Mu ya Rabb
T-T

0 comment:

Post a Comment


up